Tag: liga champions

  • Atletico Madrid vs Barcelona: Hasil Pertandingan dan Statistik

    Atletico Madrid vs Barcelona: Hasil Pertandingan dan Statistik

    Atletico Madrid vs Barcelona: Hasil Pertandingan dan Statistik. Barcelona mengalami tes besar dikala bertandang ke markas Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions. Kekalahan 0- 2 di Camp Nou pada leg awal membuat Blaugrana memerlukan remontada buat melindungi kesempatan mereka di kompetisi ini.

    Suasana terus menjadi susah sebab kekalahan tersebut terjalin dikala Barcelona bermain dengan 10 orang semenjak babak awal. Atletico juga berhasil menggunakan keunggulan tersebut buat bawa kembali hasil positif dari kandang lawan.

    Saat ini, laga di Wanda Metropolitano jadi penentu nasib kedua tim. Atletico terletak di posisi lebih aman, sedangkan Barcelona wajib mengejar defisit 2 gol di salah satu stadion sangat susah di Eropa.

    Dengan tekanan besar di kedua kubu, duel ini ditentukan kembali berlangsung ketat serta sarat tensi.

    Atletico Madrid Mengandalkan Rekor Kandang

    Atletico Madrid tiba ke leg kedua dengan keyakinan diri besar walaupun performa dalam negeri mereka pernah menyusut.

    Kekalahan dari Sevilla di La Liga pada akhir minggu lalu tidak seluruhnya mencerminkan kekuatan mereka, mengingat Diego Simeone melaksanakan rotasi besar dengan mengubah nyaris segala pemain inti.

    Saat sebelum itu, Atletico pernah mencatat 6 kemenangan kandang beruntun di Wanda Metropolitano. Mereka pula nyaris senantiasa mencetak gol di kandang selama musim ini.

    Rekor kandang di Liga Champions juga jadi modal utama. Atletico tidak terkalahkan dalam laga fase gugur di stadion sendiri semenjak 1997, suatu catatan yang menampilkan betapa sulitnya menaklukkan mereka di kandang.

    Keunggulan 2 gol dari leg awal terus menjadi menguatkan posisi Los Rojiblancos buat mengamankan tiket ke semifinal.

    Atletico Madrid vs Barcelona: Hasil Pertandingan dan Statistik
    rajabotak

    Barcelona Dibayangi Statistik Buruk

    Di sisi lain, Barcelona tiba dengan tekanan besar walaupun pernah mencapai kemenangan meyakinkan 4- 1 atas Espanyol di La Liga.

    Hasil tersebut menampilkan kalau lini serbu mereka senantiasa tajam. Tetapi, tantangan di Liga Champions jauh lebih lingkungan, paling utama dengan defisit 2 gol yang wajib dikejar di kandang lawan.

    Secara historis, Barcelona tidak mempunyai catatan baik dalam suasana semacam ini. Mereka senantiasa kandas lolos dalam 6 peluang lebih dahulu kala kalah di kandang sendiri pada leg awal fase gugur kompetisi UEFA.

    Tidak hanya itu, performa tandang mereka melawan sesama klub Spanyol di Eropa pula kurang meyakinkan.

    Walaupun demikian, Barcelona masih mempunyai harapan berkat mutu orang pemain dan performa impresif mereka selama musim ini, paling utama di kompetisi dalam negeri.

    Tetapi, buat membalikkan kondisi, mereka memerlukan performa hampir sempurna di Madrid. Berikut sebagian statistik menarik jelang pertandingan sengit Atletico vs Barcelona nanti.

    Head- to- Head

    Dalam 5 pertemuan terakhir, Barcelona sedikit lebih unggul secara statistik atas Atletico Madrid. Tetapi, kemenangan meyakinkan Atletico pada leg awal minggu lalu meyakinkan kalau pertemuan 2 raksasa ini senantiasa susah diprediksi serta penuh kejutan.

    Berikut merupakan hasil dari 5 pertemuan terakhir kedua tim:

    • 8 April 2026: Barcelona 0- 2 Atletico Madrid
    • 4 April 2026: Atletico Madrid 1- 2 Barcelona
    • 3 Maret 2026: Barcelona 3- 0 Atletico Madrid
    • 12 Februari 2026: Atletico Madrid 4- 0 Barcelona
    • 2 Desember 2025: Barcelona 3- 1 Atletico Madrid

    Baca juga: Munchen vs Real Madrid

    Merujuk pada informasi tersebut, Barcelona memanglah mengemas 3 kemenangan berbanding 2 kemenangan kepunyaan Atletico Madrid.

    Walaupun Barcelona nampak dominan dalam tren jangka pendek, Atletico Madrid memegang kendali penuh pada laga krusial ini berkat keunggulan agregat serta motivasi besar usai memenangkan duel terakhir mereka. Rajabotak adalah link canggih untuk bermain dan menang besar karena RTP tinggi hari ini!

    Prediksi Lapisan Pemain

    Bersumber pada prakiraan UEFA, berikut merupakan prediksi lapisan pemain buat laga Atletico Madrid vs Barcelona dini hari nanti:

    Atletico Madrid: Juan Musso; Nahuel Molina, Robin Le Normand, Clement Lenglet, Matteo Ruggeri; Marcos Llorente, Koke; Giuliano Simeone, Antoine Griezmann, Ademola Lookman; Julian Alvarez.

    Barcelona: Joan Garcia; Jules Kounde, Ronald Araujo, Gerard Martin, Joao Cancelo; Eric Garcia, Pedri; Lamine Yamal, Fermin Lopez, Marcus Rashford; Robert Lewandowski.

  • Manchester City Harus Kejar Target

    Manchester City Harus Kejar Target

    Manchester City Harus Kejar Target. Manchester City mengalami suasana susah sehabis kalah telak dari Real Madrid di Liga Champions. Kekalahan tersebut membuat mereka wajib mengejar defisit 3 gol pada leg kedua babak 16 besar.

    Tekanan terhadap tim asuhan Pep Guardiola terus menjadi besar sehabis hasil imbang 1- 1 melawan West Ham di Premier League. Hasil itu membuat posisi City dalam persaingan gelar terus menjadi tertinggal.

    Walaupun demikian, Guardiola menegaskan timnya tidak boleh kehabisan kepercayaan. Baginya, sejarah Real Madrid sendiri malah menampilkan kalau comeback besar merupakan bagian dari sepak bola Eropa.

    Guardiola Memohon Pemain City Senantiasa Percaya

    Manchester City tiba ke leg kedua dengan beban berat sehabis tertinggal agregat 3- 0 dari Real Madrid. Tetapi, Guardiola memperhitungkan kesempatan buat bangkit senantiasa terdapat sepanjang para pemain yakin.

    Dia apalagi mengirim pesan tegas kepada skuadnya menimpa mentalitas yang diperlukan di kompetisi semacam Liga Champions.

    ” Bila mereka tidak yakin, itu permasalahan. Mereka orang berusia. Mereka menemukan pendapatan yang baik,” kata Guardiola.

    ” Bila mereka tidak yakin hendak perihal itu di Liga Champions, kembali saja, senantiasa di rumah. Kami wajib berupaya. Memangnya kami dapat kehabisan apa?”

    Bagi juru taktik asal Spanyol itu, dengan jumlah kesempatan timnya, City semestinya dapat membuat lebih dari 3 gol.

    Bersumber pada statistik formal Liga Inggris, tim berjuluk The Citizens itu memahami jalannya pertandingan dengan mempunyai 71, 3 persen kemampuan bola serta senantiasa melanda lawan dengan mencatatkan 6 tembakan pas sasaran dari 24 percobaan. Tetapi sayangnya dari banyak kesempatan itu mereka cuma sanggup menghasilkan satu gol.

    Kebalikannya, West Ham malah bisa melesakkan gol cuma dari sekali tembakan menuju ke gawang.

    ” Sepak bola memanglah tidak dapat diprediksi. Lawan hanya memiliki satu kesempatan serta dapat membuat gol dari situ,” tutur ia.

    Suasana Seragam City Imbang vs Sunderland

    Guardiola berkata, suasana seragam terjalin pula kala City dikala imbang dengan Sunderland( 0- 0), Brighton( 1- 1) serta Chelsea( 1- 1) pada Januari 2026 dimana mereka menghasilkan banyak kesempatan serta senantiasa kandas memenangkan pertandingan.

    Hasil seri dengan West Ham United membuat Manchester City( 61 poin, 30 laga) yang terdapat di posisi kedua, saat ini berjarak 9 poin dari pemuncak klasemen sedangkan Liga Inggris 2025/ 2026, Arsenal( 70 poin, 31 laga).

    Manchester City Harus Kejar Target
    indocair

    Terpaut perihal itu, Guardiola menegaskan kalau kesempatan buat menjuarai Liga Inggris masa ini tergantung kepada mereka sendiri.

    ” Kami masih mempunyai satu laga kontra Arsenal di kandang. Suasana memanglah rumit namun aku senantiasa positif. Seandainya kami telah tidak bisa jadi lagi jadi juara, aku hendak menelepon Mikel( pelatih Arsenal Mikel Arteta- red) buat mengucapkan selamat,” kata ia.

    Pada laga kontra West Ham United, gol Manchester City dilesakkan Bernardo Silva( 31), sedangkan gol tuan rumah dicatatkan oleh Konstatinos Mavropanos( 35).

    Untuk West Ham, hasil itu membuat mereka keluar dari zona degradasi dengan menempati urutan 17 klasemen dan mencatatkan 29 poin dari 30 pertandingan.

    Baca juga: Finalissima Argentina vs Spanyol Gagal : Messi Kecewa

    Kehabisan Poin sebab Tumpul di Depan Gawang

    Manchester City sesungguhnya tampak dominan selama pertandingan melawan West Ham. Mereka memahami bola dalam sebagian besar waktu, namun kesusahan menghasilkan kesempatan beresiko.

    Gol pembuka City terbentuk pada menit ke- 30 lewat aksi Bernardo Silva. Gelandang asal Portugal itu mencetak gol dengan lob yang indah serta pernah membuat tim tamu terletak di atas angin. Tetapi keunggulan tersebut tidak bertahan lama sehabis Konstantinos Mavropanos membandingkan peran melalui sundulan dari suasana sepak pojok.

    Permasalahan utama City masa ini terletak pada ketajaman lini depan, tercantum performa Erling Haaland yang menyusut. Striker Norwegia itu baru mencetak 3 gol dalam 12 pertandingan liga terakhirnya, suasana yang membuat City sering kehabisan poin dikala mengalami tim papan dasar.

    ” Kami tidak mencetak lumayan banyak gol. Itu terjalin jutaan kali buat tim ini dalam dekade terakhir, namun masa ini kami kesusahan,” Guardiola mengakui, dikutip dari Goal.

    ” Kami kurang mengecam serta aku tidak suka itu. Kamu memerlukan energi gempur di sepertiga akhir lapangan dari para pemain Kamu. Buat memenangkan Liga Inggris, Kamu butuh lebih tidak berubah- ubah. Di masa kemudian, kami mempunyai konsistensi buat menang serta menang serta menang, buat senantiasa menciptakan metode. Masa ini, sebab tidak mencetak gol buat jumlah kesempatan yang kami mengadakan, kami dihukum.” Mainkan permainan indocair link gaming online terbaik saat ini!

  • Prediksi Skor Man City vs West Ham 15 Mar 2026

    Prediksi Skor Man City vs West Ham 15 Mar 2026

    Prediksi Skor Man City vs West Ham 15 Mar 2026. Pertandingan West Ham vs Man City pada minggu ke- 30 Premier League 2025- 2026 hendak diselenggarakan di London Stadium. Pertandingan Liga Inggris ini dijadwalkan kick- off Pekan, 15 Maret 2026, jam 03. 00 Wib, live streaming di Vidio.

    Laga ini berarti untuk West Ham ataupun Manchester City, yang mengusung motivasi berbeda.

    West Ham saat ini menampilkan performa menjanjikan dalam persaingan di zona degradasi. Mereka cuma terpaut satu poin dari Tottenham Hotspur serta unggul selisih gol atas Nottingham Forest.

    Man City, di sisi lain, tiba dengan performa inkonsisten. Hasil imbang lawan Nottingham Forest pernah membuat Arsenal menghindar di puncak klasemen. Sehabis itu, mereka membutuhkan comeback buat menang melawan Newcastle di FA Cup.

    Pada leg awal babak 16 besar Liga Champions di markas Real Madrid tengah minggu kemarin, Man City kesusahan meningkatkan game serta kesimpulannya kalah telak 0- 3.

    Head- to- head berikan keuntungan besar untuk Man City. West Ham belum menang dalam 20 laga Premier League terakhir mengalami Man City( D3 L17), tercantum 7 kekalahan di London Stadium. Ini jadi tantangan berat untuk tuan rumah.

    Head To Head Manchester City Vs West Ham United

    Manchester City mempunyai rekor impresif dikala mengalami West Ham dengan tidak terkalahkan dalam 20 pertemuan terakhir mereka di Liga Premier( menang 17 kali serta seri 3 kali). Di London Stadium, The Hammers belum sempat mencapai kemenangan atas City dalam 9 percobaan, dengan hasil 2 kali seri serta 7 kekalahan.

    Prediksi Skor Man City vs West Ham 15 Mar 2026
    abang empire

    Analisa Pertandingan Manchester City Vs West Ham United

    Manchester City mengalami tantangan tidak cuma dari tekanan mental usai kekalahan di Bernabeu, namun pula dari inkonsistensi performa mereka di babak kedua yang sering kali pengaruhi hasil akhir. Dalam perihal poin yang diperoleh bersumber pada hasil babak awal, City unggul jauh dengan 67 poin, tetapi cuma menempati posisi kedelapan dalam tabel babak kedua dengan 41 poin.

    West Ham, walaupun terletak di dasar ancaman degradasi, menampilkan performa yang lebih baik dalam sebagian pertandingan terakhir. Dengan mengumpulkan 14 poin dari 8 laga terakhir, mereka saat ini terletak di peringkat ketujuh dalam tabel form sedangkan. Tetapi, absennya penyerang andalan mereka, Summerville, dapat jadi hambatan signifikan dalam upaya mereka mencuri poin dari City.

    Prediksi Lapisan Pemain Manchester City serta West Ham United

    Manchester City mungkin hendak merendahkan formasi: Donnarumma; Nunes, Dias, Guehi, Ait- Nouri; Rodri, O’ Reilly; Bernardo, Cherki; Semenyo, Haaland. Sedangkan itu, West Ham diprediksi merendahkan: Hermansen; Wan- Bissaka, Mavropanos, Disasi, Diouf; Fernandes, Magassa, Soucek; Bowen, Pablo, Castellanos.

    Prediksi Skor Manchester City Vs West Ham United

    Walaupun West Ham menampilkan isyarat kebangkitan, absennya Summerville diperkirakan hendak jadi aspek penentu. Manchester City, yang berniat buat bangkit dari kekecewaan di Liga Champions, diprediksi hendak memenangkan pertandingan ini dengan skor 3- 2. Keberhasilan mereka hendak sangat tergantung pada keahlian buat menahan tekanan di babak kedua serta menggunakan ketajaman Erling Haaland di lini depan.

    Baca juga: Valentino Rossi Banggakan Marco Bezzecchi

    Prediksi Starting XI West Ham vs Man City

    West Ham menunggu kepastian keadaan Crysencio Summerville yang hadapi cedera betis. Adama Traore serta Pablo jadi opsi pengganti bila Summerville absen. Pelatih Nuno Espirito Santo berharap para pemainnya senantiasa bugat buat mengalami tekanan berat.

    Man City mungkin hendak merendahkan Rico Lewis yang pulih dari cedera pergelangan kaki. Pep Guardiola dapat merendahkan Rayan Ait- Nouri serta Matheus Nunes kembali ke starting XI. Phil Foden ataupun Rayan Cherki berpeluang mengambil alih Savinho yang tampak kurang optimal di Liga Champions. Ayo mainkan permainan abang empire link gaming online seru dan menarik untuk dimainkan hari ini!

    West Ham( 4- 2- 3- 1): Areola; Diouf, Disasi, Mavropanos, Wan- Bissaka; Soucek, Magassa; Summerville, Fernandes, Bowen; Castellanos

    Pelatih: Nuno Espirito Santo

    Man City( 4- 2- 3- 1): Donnarumma; Ait- Nouri, Guehi, Dias, Nunes; Rodri, Gonzalez; Marmoush, Silva, Semenyo; Haaland

    Pelatih: Pep Guardiola

  • Quadruple Akan kah Arsenal Menggapainya

    Quadruple Akan kah Arsenal Menggapainya

    Quadruple Akan kah Arsenal Menggapainya. Kesempatan Arsenal mencapai quadruple masa ini mulai ramai diperbincangkan publik sepak bola. Meriam London berpotensi menyapu 4 trofi sekalian bila sanggup melindungi konsistensi sampai akhir masa.

    Harapan itu timbul sehabis performa normal Arsenal di bermacam kompetisi. Lolos ke fase gugur Liga Champions terus menjadi memantapkan kepercayaan kalau tim asuhan Mikel Arteta mempunyai kapasitas buat bersaing di seluruh ajang.

    Walaupun begitu, Arteta menolak larut dalam euforia. Dia sadar ekspedisi mengarah 4 gelar masih panjang serta sarat rintangan.

    Tes terdekat tiba dari Bayer Leverkusen pada leg awal babak 16 besar Liga Champions. Laga ini jadi tolok ukur apakah tekad besar tersebut masih realistis buat dikejar.

    Jarangnya Penyebutan Kata Quadruple

    Di tengah sorotan publik, Arteta malah memilah pendekatan yang lebih hati- hati. Dia tidak mau para pemain terbebani ekspektasi besar semenjak sangat dini.

    Untuk si manajer, kunci kesuksesan Arsenal masa ini terletak pada fokus dari satu pertandingan ke pertandingan selanjutnya. Agenda padat membuat tim wajib kilat menyesuaikan diri dengan tuntutan masing- masing kompetisi.

    “ Tidak, aku tidak memakai sebutan itu. Aku tidak ketahui apa yang mereka bicarakan dikala aku tidak terdapat di situ,” ucap Mikel Arteta.

    “ Tetapi kita seluruh ketahui tingkatan kesusahan dari tiap kompetisi. Sepanjang ini kita telah melaksanakannya dengan sangat baik serta butuh terus melanjutkan itu,” tambahnya.

    Tim asal London ini saat ini sudah menggapai perempat final Piala FA, mengetuai klasemen Liga Premier, serta menempuh ekspedisi yang relatif lembut di Liga Champions.

    Tidak hanya itu, mereka pula bersiap buat merambah final Piala Liga Inggris melawan Manchester City. Pertandingan ini dikira selaku pertandingan yang bisa jadi titik balik buat sisa masa ini.

    Walaupun memenangkan 4 trofi tidaklah perihal gampang, Arsenal senantiasa dikira selaku kandidat utama di keempat kompetisi yang mereka ikuti.

    Dalam sejarah sepak bola Inggris, sangat sedikit tim yang menggapai sesi masa ini sembari senantiasa memegang keunggulan yang begitu jelas di bermacam kompetisi.

    Saat sebelum masa Premier League, cuma terdapat satu permasalahan seragam yang mengaitkan Liverpool pada masa 1982–1983.

    Pada dikala itu, tim Anfield nyaris saja mencapai quadruple, mengetuai liga Inggris dengan selisih yang lumayan besar. Mereka memenangkan Piala Liga sehabis mengalahkan Manchester United 2- 1 di final, namun setelah itu tersingkir dari Piala FA oleh Brighton serta tersingkir di perempat final Liga Champions oleh WidzewŁodz.

    Di masa Premier League, konsep” quadruple” tidak sering dikira sungguh- sungguh. Apalagi tim legendaris Manchester United asuhan Alex Ferguson, walaupun memenangkan treble pada tahun 1999, tidak sanggup bersaing di keempat kompetisi, tersingkir lebih dini dari Piala Liga.

    Quadruple Akan kah Arsenal Menggapainya
    tuankuda

    Periode MU dengan Skenario Ini

    Masa 2008–2009 bisa jadi ialah periode terdekat Manchester United buat menggapai skenario ini. Dikala itu, mereka memenangkan Liga Premier serta Piala Liga, dan menggapai semifinal Piala FA serta final Liga Champions.

    Tetapi, Manchester United hadapi kekalahan beruntun melawan Everton serta FC Barcelona,​​​​menghancurkan mimpi mereka buat memenangkan 4 trofi.

    Setelah itu, sebagian tim lain nyaris menggapai tonggak sejarah ini, semacam Chelsea di dasar manajer Jose Mourinho pada masa 2006–2007, namun mereka cuma memenangkan 2 piala dalam negeri.

    Persaingan sengit antara manajer Pep Guardiola serta Jurgen Klopp pula membuat 2 kandidat nyaris mewujudkan mimpi ini.

    Baca juga: Atletico Madrid vs Tottenham : Hasil Pertandingan

    Pada masa 2018–2019, Man City memenangkan treble dalam negeri namun tersingkir dari Liga Champions sehabis kalah dari Tottenham Hotspur di perempat final.

    Sedangkan itu, masa 2021–2022 Liverpool bisa jadi ialah masa yang sangat mendekati pencapaian” quadruple”( memenangkan keempat trofi). Mereka memenangkan kedua piala dalam negeri, menggapai final Liga Champions, serta bersaing memperebutkan gelar Liga Premier sampai pertandingan terakhir.

    Pada kesimpulannya, kekalahan dari Real Madrid di final Eropa serta disalip oleh Man City di liga dalam negeri mengakhiri mimpi memenangkan 4 trofi.

    Kembali ke Arsenal buat masa 2025–2026, jalur di depan masih sangat panjang. Mereka masih wajib melewati babak gugur Liga Champions, final Piala Liga melawan Man City, pertandingan susah di Piala FA, serta sesi akhir Liga Premier yang intens. Mainkan tuankuda link permainan online terbaik saat ini!

  • Sejarah Para Bintang Dua Kubu Arsenal dan Chelsea

    Sejarah Para Bintang Dua Kubu Arsenal dan Chelsea

    Sejarah Para Bintang Dua Kubu Arsenal dan Chelsea. Pertemuan antara Arsenal serta Chelsea senantiasa memperkenalkan tensi besar, baik di atas lapangan ataupun di tribun. Rivalitas 2 klub London ini kembali memanas jelang duel minggu ke- 28 Liga Inggris 2025/ 2026 yang hendak diselenggarakan di Emirates Stadium, Pekan( 01/ 03/ 2026).

    Laga ini bukan semata- mata perebutan 3 poin, namun pula soal gengsi bunda kota. Dalam sejarahnya, terdapat deretan pemain top yang sempat menyeberang dari satu kubu ke kubu lain, menaikkan bumbu panas tiap pertemuan.

    Sebagian nama apalagi pernah jadi idola di kedua sisi London. Kepindahan mereka sering merangsang perdebatan panjang di golongan suporter, terlebih kala si pemain tampak memastikan dikala mengalami mantan klubnya.

    Menjelang kick- off di Emirates Stadium akhir minggu ini, sorotan tidak cuma tertuju pada performa tim dikala ini. Publik pula kembali mengingat barisan pemain yang sempat menggunakan seragam Arsenal serta Chelsea, simbol betapa tipisnya garis pemisah dalam rivalitas sebesar ini.

    Petr Cech

    Nama Petr Cech begitu lekat dengan masa keemasan Chelsea pada 2004 sampai 2015. Sepanjang lebih dari satu dekade, dia mengoleksi 4 Premier League, 4 Piala FA, 3 Piala Liga, dan tiap- tiap satu trofi Liga Champions serta Liga Europa.

    Kiper asal Republik Ceko itu sering diucap selaku salah satu penjaga gawang terbaik di generasinya. Kala hijrah ke Arsenal pada 2015, dia senantiasa tampak impresif serta apalagi menaikkan satu trofi Piala FA saat sebelum gantung sarung tangan.

    Pada 2019, Cech kembali ke Stamford Bridge dengan kedudukan berbeda. Dia bekerja selaku penasihat teknis serta performa sepanjang 3 tahun, menolong klub dalam bermacam aspek sepak bola di balik layar.

    Pierre- Emerick Aubameyang

    Menguatkan Arsenal pada 2018- 2022 serta Chelsea dari 2022 sampai 2023. Pierre- Emerick Aubameyang( 35 tahun) menempuh periode terbaiknya dengan Borussia Dortmund serta Arsenal, tetapi tidak bersama Chelsea.

    Saat sebelum membela Chelsea, Aubameyang menguatkan Barcelona serta letaknya selaku striker utama lenyap bersamaan kehadiran Robert Lewandowski. Aubameyang sempat memenangi Piala FA bersama Arsenal. Dikala ini, Aubameyang membela Al- Qadsiah.

    Sejarah Para Bintang Dua Kubu Arsenal dan Chelsea
    tuankuda

    Jorginho

    Baru bergabung dengan Arsenal pada Januari 2023. Arteta memerlukan pengalaman dan kualitasnya buat melindungi kekuatan di lini tengah. Arteta tidak salah sebab Jorginho memilikinya pada umur 32 tahun.

    Terlebih, juara Euro 2020 dengan timnas Italia itu telah 5 tahun membela Chelsea( 2018- 2023) serta sempat mencapai trofi prestisius di situ, semacam Liga Champions, Liga Europa, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antarklub. Jorginho masih membela Arsenal hingga dikala ini.

    Ashley Cole

    Bek kiri terbaik dunia dan Inggris di eranya. Ashley Cole ialah produk perguruan Arsenal yang bermain di tim utama dari 1999 sampai 2006 saat sebelum ke Chelsea. Cole pula jadi bagian skuad The Invincibles Arsenal pada 2004 serta melanjutkan kesuksesannya di Chelsea.

    Cole memenangi 2 titel Premier League serta 3 Piala FA bersama Arsenal, dan mencapai satu titel Premier League, 4 Piala FA, satu Liga Champions serta Piala Eropa sepanjang 8 tahun menguatkan Chelsea. Pensiun pada 2019 bersama Derby County.

    Baca juga: Hansi Flick Senyum Lebar Barcelona vs Villareal 4 – 1

    Olivier Giroud

    Dikala ini Olivier Giroud( 38 tahun) membela Los Angeles FC, sehabis lebih dahulu menguatkan AC Milan dari 2021 sampai 2024. Giroud telah kenyang pengalaman bermain di Inggris pada medio 2012- 2021.

    Giroud jadi ujung tombak andalan Arsenal sepanjang 6 tahun berkarier di situ( 2012- 2018) serta mencapai 3 Piala FA. Hendak tetapi di akhir- akhir musimnya bersama Arsenal Giroud banyak menghiasi bangku cadangan sampai berangkat ke Chelsea.

    Bersama Chelsea nasibnya pula tidak jauh berbeda. Tetapi, Giroud dalam sebagian laga terakhir jadi pemain andalan Frank Lampard. Pemain berumur 33 tahun telah memenangi satu titel Piala FA serta Liga Europa dengan Chelsea. Coba mainkan serunya permainan tuankuda link utama untuk bermain dan menang hari ini!